Madu Nafsu Makan Anak Enak dan Murah

Bunda pasti merasa sedih dan khawatir ketika melihat si kecil susah makan. Sudah makan sedikit, sering melakukan GTM (gerakan tutup mulut), dan sering pilih-pilih makanan. Padahal berbagai macam makanan sehat sudah disediakan, namun tetap saja tidak membuat si kecil tertarik. Kalau terus-terusan seperti ini akan membuat si kecil menjadi kurus dan dikira banyak orang tidak diberi makan oleh orang tua. Ada salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membuat si kecil menjadi makan lahap dan tidak pilih-pilih makan. Yakni dengan memberikan madu nafsu makan anak. Diketahui bahwa madu memang tidak hanya berguna untuk orang dewasa saja. Untuk anak-anak, madu bisa dipakai untuk menambah nafsu makan anak. Madu nafsu makan anak yang dimaksud disini biasanya adalah madu campuran. Yang mana madu alami diproduksi dengan menambahkan temulawak, minyak ikan, dan berbagai bahan alami lainnya.

Benarkah Madu Nafsu Makan Anak Itu Efektif?

Di usia emas ini, anak-anak membutuhkan asupan gizi dan nutrisi untuk menunjang tumbuh kembangnya. Memberikan madu nafsu makan anak menjadi pilihan terbaik untuk para orang tua. Madu sendiri diperkaya banyak zat dan rasanya manis, jadi anak-anak pasti menyukainya. Namun apakah benar madu bisa menambah nafsu makan anak? Simak penjelasannya dibawah ini.

  1. Nutrisi yang Terkandung Dalam Madu

Madu mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Ini dikarenakan mengandung enzim, asam amino, mineral, antioksidan, vitamin B, dan vitamin C. Selain itu, madu juga mengandung karbohidrat dengan jumlah cukup untuk menjadi sumber energi. Pun madu juga mengandung flavonoid dan polifenol sebagai antioksidan yang menangkal radikal bebas. Makanan manis ini menyehatkan karena kandungannya bisa mengobati luka dan mengatasi penyakit lain. Misalnya kanker, asma, jantung, gangguan pencernaan, dan saraf.

  1. Memiliki Efek Berbeda-Beda

Dikutip dari Belitung Nursing Journal 2017 oleh Harmiyati et al menunjukkan bahwa madu benar-benar efektif untuk meningkatkan nafsu makan anak. Namun penelitian lain belum ada yang mampu menguatkan jurnal ini, sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan hasil akurat. Meskipun demikian, tidak ada salahnya jika memberikan madu pada si kecil sebagai langkah meningkatkan nafsu makan anak. Bisa jadi pada anak Bunda akan berefek positif dan berhasil meningkatkan nafsu makan. Meskipun tidak, madu tetap akan bermanfaat untuk kesehatan si kecil.

  1. Mengonsumsi Madu Sesuai Takaran

Harus dipahami terlebih dahulu bahwa madu hanya boleh diberikan pada anak yang sudah berusia 1 tahun ke atas. Ini karena madu mengandung bakteri Clostridium botulinum. Jika diberikan pada anak dibawah 1 tahun bisa menyebabkan keracunan serius, yang disebut dengan botulisme. Juga pastikan untuk memperhatikan takaran madu yang diberikan kepada anak. Sebaiknya memberikan madu sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Cukup 1 – 2 sendok per hari.

Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Selain memberikan madu nafsu makan anak, Bunda tentunya harus mencari cara lain supaya si kecil tetap mau makan. Sebelumnya Bunda bisa menanyakan mengenai masalah atau keluhan yang sedang dirasakan oleh si kecil. Juga perhatikan makanan favorit si kecil ya Bund. Nah berikut ini beberapa tips yang bisa Bunda terapkan supaya si kecil bersemangat untuk makan.

  1. Memberikan Dalam Porsi Kecil Tetapi Sering

Jangan memberikan porsi makan dalam jumlah besar ketika si kecil tidak nafsu makan ya Bund. Nantinya si kecil tetap hanya akan menghabiskan dalam jumlah sedikit dari makanan yang disediakan. Bahkan di beberapa kasus, si kecil bahkan enggan menyentuh makanan tersebut. Daripada memberikan makanan dalam porsi besar sekaligus, ada baiknya memberikan makanan dalam porsi kecil. IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menganjurkan memberikan jarak minimal 3 jam sebelum masuk waktu makan yang selanjutnya. Jadi bisa tahu si kecil kapan akan merasa lapar dan kenyang. Apabila diterapkan secara rutin, maka bisa membantu mengatur jadwal makan sehingga lama-lama masalah makan anak akan teratasi.

  1. Menyajikan Makanan dengan Tampilan Menarik

Cara selanjutnya yang bisa membuat si kecil mau makan adalah dengan menyajikan makanan dengan tampilan berbeda dan unik. Misalnya biasanya Bunda memberikan nasi dengan telur ceplok. Nah Bunda bisa berinovasi dengan memberikan nasi yang dibuat seperti bukit. Kemudian telur ceplok dibuat menjadi bentuk bintang atau hati (love). Bunda juga bisa menambahkan sayuran wortel yang dibuat menjadi bentuk mahkota dan lainnya. Untuk cara ini bisa diterapkan saat anak sedang sakit dan tidak ingin makan sama sekali.

  1. Membuat Variasi Makanan dengan Beragam Rasa

Si kecil juga membutuhkan camilan yang sehat lho Bunda supaya tidak jenuh atau bosan dengan makanan utama. Bunda bisa membuat camilan sore yang menawarkan beragam rasa. Seperti rasa gurih dan manis. Terkadang, si kecil merasa bosan dengan rasa makanan yang itu-itu saja dan ingin merasakan rasa lain. Variasi rasa makanan yang banyak, akan membuat si kecil tertarik untuk makan dan kebutuhan nutrisi pun akan terpenuhi. Perlu diingat ya Bunda, jangan terlalu sering memberikan makanan manis untuk si kecil.

  1. Menghindarkan Memberi Minum Saat Makan

Dalam banyak kasus, si kecil sering minum di tengah proses makan. Hal ini tentunya akan membuat si kecil menjadi mudah kenyang. Kejadian ini pun tidak hanya satu dua kali, namun bisa berkali-kali pada anak yang sama. Jika hal ini terus dilakukan si kecil, bisa berakibat si kecil kurang makan dan tidak mendapatkan asupan nutrisi dalam jumlah cukup. Ada baiknya jika membatasi jumlah air yang akan diminum oleh si kecil selama makan. Apabila ingin memberikan minum, sebaiknya sebelum makan atau sesudah makan.

  1. Mengenalkan Makanan Baru dengan Perlahan

Terkadang, anak susah makan karena belum terlalu terbiasa dengan makanan yang disediakan. Apabila Bunda ingin mengenalkan makanan baru, lakukan secara bertahap. Bunda bisa mengenalkan dalam jumlah sedikit kemudian dilanjutkan ke porsi sedikit lebih banyak supaya si kecil menjadi terbiasa. Jika Bunda langsung memberikan makanan baru dengan porsi besar, bisa membuat si kecil menjadi enggan untuk memakan. Apalagi jika tampilan, tekstur atau aroma yang diberikan oleh makanan baru tidak enak.

  1. Memvariasikan dengan Makanan Favorit

Ketika si kecil tidak mau makan atau karena sakit, maka bisa dipancing dengan memberikan makanan-makanan yang disukainya. Bunda bisa mencampurkan dengan makanan favorit dengan makanan lain supaya nutrisi lebih beragam yang masuk ke dalam tubuh si kecil. Misalnya Bunda ingin memberikan sayur bayam ke dalam menu makan, namun si kecil tidak suka bayam. Nah Bunda bisa memasukkan bayam ke dalam telur untuk dijadikan campuran. Atau dibuat jus dengan rasa yang lebih enak.

  1. Buat Waktu Makan Menjadi Nyaman

Untuk cara lain supaya si kecil lahap makan adalah dengan mengundang beberapa teman untuk makan bersama. Biasanya anak-anak akan makan lebih banyak jika ada teman-temannya. Jangan marahi si kecil jika susah makan. Ada baiknya jauhkan si kecil dari televisi, mainan, hewan peliharaan supaya konsentrasi makan menjadi lebih baik.