Madu Mencerdaskan Anak Enak yang Tidak Bikin Enek

madu-mencerdaskan-anak

Madu mencerdaskan anak – Tiap orang tua pastinya menginginkan anaknya menjadi anak cerdas. Namun tiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda. Tingkat kecerdasan anak ini bisa dipengaruhi oleh dua faktor. Yakni dari faktor biologis dan faktor eksternal. Untuk faktor biologis biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal. Misalnya dari genetik ayah dan ibu, asupan nutrisi yang didapatkan ibu selama kehamilan, dan lainnya. Sedangkan untuk faktor eksternal pun juga bisa memengaruhi IQ anak. Yang mana berkaitan dengan lingkungan tempat sosialisasi anak dan gaya parenting anak. Supaya bisa membuat anak cerdas tidak hanya membelikan mainan edukasi atau menyekolahkan ke sekolah bagus dan mahal. Tetapi anak yang cerdas lahir dari pola parenting orang tua.

Tips Membuat Anak Cerdas yang Disarankan Psikolog

Jika Ayah Bunda menginginkan anak cerdas dan kreatif, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Diantaranya sebagai berikut ini.

  1. Jangan Mendikte Anak

Ketika anak dibiarkan mengembangkan imajinasi dan bermain sesuka hati, maka anak cerdas akan lahir. Biasanya orang tua akan tergoda mengatur jadwal bermain anak supaya bisa mendapatkan keahlian yang bisa mengasah otak anak. Namun psikolog mengatakan bahwa hal tersebut justru keliru. Ada baiknya jika membebaskan anak ketika mereka bermain sesuai keinginan. Peran orang tua adalah mengawasi dan memberikan batasan pada anak. Misalnya ketika menggunakan gadget atau komputer.

  1. Jangan Memaksa Anak

Setiap anak pastinya mempunyai karakter-nya masing-masing, dan sebagai orangtua maka bertugas mengarahkan. Jika si kecil pendiam, maka jangan memaksa untuk menjadi anak aktif secara fisik. Atau anak lebih suka beraktivitas di luar, jangan memaksa mereka belajar di dalam kelas dalam waktu lama. Sebagai orang tua, ada baiknya untuk bisa mengarahkan karakter anak tersebut supaya menjadi keuntungan bagi mereka. Misalnya anak pendiam bisa diberikan buku bacaan untuk membantu meningkatkan intelegensi. Selama anak tidak membuat perilaku menyimpang dan masih tahap wajar, orang tua bisa menghormati keinginan anak supaya menjadi dirinya sendiri.

  1. Sedikit Menjelaskan, Banyak Bertanya

Orang tua bisa memberikan banyak pertanyaan pada anak untuk melatih kemampuan dalam memecahkan masalah dan mempertajam imajinasi anak. Sebagai contohnya adalah ketika berkendara menggunakan mobil, Bunda bisa memberikan pertanyaan sederhana. Gaya parenting yang seperti ini menunjukkan keberhasilan jika anak sering mengajikan pertanyaan yang dimulai dari mengapa. Pertanyaan-pertanyaan ini memang akan membuat lelah. Akan tetapi harus diingat bahwa hal ini menjadi pertanda bahwa sebagai orang tua sudah berada di jalur yang tepat untuk membuat anak cerdas.

  1. Mendukung Pertemanan Sehat

Sebenarnya bukan masalah jika anak ingin berteman dengan siapa saja. Namun sebagai orang tua, Anda juga berhak membatasi pertemanan anak. Misalnya membatasi pertemanan yang toxic. Sebab hal ini hanya akan membuat anak terpengaruh dan membuat mereka menjadi tidak patuh. Bahkan di beberapa keadaan bisa membuat anak-anak menjadi liar dan tidak mudah diberi tahu mana yang tepat atau salah. Tentunya pertemanan yang toxic ini hanya akan membuat si anak menjadi tidak terkendali.

  1. Memilih Sekolah yang Kompeten

Instansi pendidikan juga menjadi salah satu penentu apakah si anak menjadi cerdas atau malah sebaliknya. Bayangkan jika sekolah dan tenaga pengajar tidak menunjukkan visi yang sama dengan orang tua. Hal ini malah akan membuat anak menjadi buyar dan tidak cerdas. Harus diingat bahwa anak akan berada si sekolah sekitar 6 jam per hari. Jadi institusi sangat berperan dalam membentuk pola pikir anak, terlebih dalam hal akademis. Apalagi saat ini diberlakukan sekolah online, yang membuat anak semakin kurang mendapatkan perhatian dalam hal pendidikan.

  1. Memaksimalkan Teknologi

Di zaman ini, perkembangan teknologi sangat membantu dalam segi mana pun. Termasuk membantu mencerdaskan anak sesuai potensi yang dimiliki si anak itu sendiri. Misalnya menggunakan teknologi virtual reality untuk mengajarkan banyak hal. Namun bukan selamanya menggunakan teknologi ketika ingin mengajarkan kepada anak. Tetap imbangi dengan cara konvensional supaya anak tidak terlalu kecanduan dengan perkembangan teknologi.

10 Asupan Untuk Membuat Anak Cerdas

Untuk membuat anak cerdas dan pintar tidak hanya dari segi pola asuh saja. Namun juga dari segi asupan nutrisi yang didapatkan oleh anak pun juga menjadi salah satu penentunya. Berikut ini terdapat beberapa nutrisi baik untuk anak supaya menjadi lebih cerdas, kreatif, dan sehat.

  1. Makanan Berkadar Gula Rendah

Bukan anak-anak jika kebiasaan mereka adalah mengonsumsi cokelat, permen, dan makanan manis lainnya. Perlu diketahui bahwa kadar gula tinggi bisa membuat anak menjadi hiperaktif. Oleh sebab itu sebaiknya hindarkan memberi makanan yang mengandung kadar gula tinggi. Bunda bisa mengganti makanan manis tinggi dengan yang memiliki kadar gula rendah. Misalnya gandum, oatmeal, dan lainnya.

  1. Ikan Laut

Sudah bukan hal aneh lagi jika ikan laut memang banyak dikenal sebagai salah satu makanan sehat dan baik dikonsumsi anak. Umumnya ikan laut memiliki kandungan asam lemak esensial yang dibutuhkan otak. Akan tetapi, asam lemak esensial tidak diproduksi tubuh. Jadi mengonsumsi ikan laut akan membuat tubuh bisa mendapatkan asam lemak esensial ini. Untuk jenisnya adalah asam lemak omega-3 dan omega-6. Terdapat beberapa jenis ikan laut yang mempunyai nutrisi cocok untuk otak. Diantaranya adalah ikan salmon dan ikan kembung. Kedua ikan ini menjadi sumber asam lemak omega-3 terbaik yang penting untuk pertumbuhan dan fungsi otak anak.

  1. Telur

Makanan satu ini menjadi salah satu sumber protein yang membuat anak tidak mudah lelah dan tetap berenergi. Telur juga menjadi salah satu nutrisi otak karena memiliki kandungan kolin. Dimana kolin ini baik untuk perkembangan otak dan daya ingat. Selain itu, kandungan protein tinggi dan nutrisinya mampu membuat anak menjadi lebih berkonsentrasi. Akan tetapi anak-anak tidak boleh mengonsumsi telur berlebihan. Bunda cukup memberikan satu butir telur setiap harinya pada si kecil. Kuning telur memiliki kandungan kolesterol tinggi yang tidak baik untuk kesehatan si kecil apabila dikonsumsi berlebihan.

  1. Kacang-Kacangan

Anak-anak pun juga membutuhkan nutrisi dari kacang-kacangan. Misalnya kacang tanah, kacang hijau, kacang almond, kacang merah, dan jenis kacang lainnya. Kandungan vitamin E dan antioksidan dalam kacang bisa melindungi membran sel-sel otak anak terhadap radikal bebas. Inilah yang menjadi alasan mengapa kacang baik untuk dikonsumsi karena mempunyai nutrisi, sehingga otak anak menjadi cerdas. Selain mampu mencerdaskan otak, kacang juga menjadi sumber energi karena juga mengandung thiamin. Dalam sebuah penelitian, kacang merah mengandung banyak asam lemak omega-3. Yang mana penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

  1. Sayuran

Tiap-tiap sayuran mempunyai warna tersendiri, dimana terdapat antioksidan juga. Misalnya wortel, labu, tomat, brokoli dan sayuran lainnya. Sayuran hijau merupakan sumber vitamin K yang membantu meningkatkan kekuatan otak anak dan memberikan nutrisi supaya anak jadi lebih cerdas. Apabila Bunda ingin memberikan sayuran hijau maka pilihkan sayuran segar dan mempunyai warna cerah. Kemudian diolah menjadi sayuran menarik dan lezat supaya anak tidak anti sayur.

  1. Memberikan Madu Anak

Cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat anak cerdas adalah dengan memberikan madu cerdas anak. Misalnya Honey Squabumin yang sudah terbukti efektif membantu anak. Rasanya enak dan tidak enek, jadi mudah untuk ditelan oleh anak.