Madu Anak Susah Makan yang Banyak Dicari

madu-anak-susah-makan

Madu anak susah makan – Bunda memiliki masalah anak susah makan? Sudah berbagai macam cara dilakukan untuk membuat anak bisa makan dengan lahap. Mulai dari memberikan makanan kesukaan, membuat makanan dengan berbagai bentuk menarik dan lainnya. Namun tetap saja belum efektif untuk membuat si kecil mau makan dengan lahap? Umumnya anak-anak akan menjadi susah makan atau pilih-pilih makanan ketika menginjak usia t tahun. Tetapi ada juga anak yang mengalami susah makan pada usia 2 – 5 tahun. Jika anak susah makan, maka pertumbuhan pun akan mejadi lebih lambat dibandingkan dengan anak-anak yang lahap makan. Mengapa? Hal ini dikarenakan anak tersebut tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk masa tumbuh kembangnya. Padahal masa anak-anak, usia di atas 1 tahun, menjadi masa paling penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Kandungan Alami dalam Madu

Salah satu cara yang biasa dilakukan oleh para Ibu ketika anak susah makan adalah memberikan madu. Madu sendiri sudah dipercaya sejak ribuan tahun lalu untuk membantu permasalahan kesehatan. Manfaat madu tidak hanya bisa didapatkan oleh orang dewasa saja. Namun anak-anak pun juga bisa mendapatkan manfaat dari madu ini. Bahkan banyak pengobatan tradisional maupun modern yang masih menggunakan madu. Misalnya untuk menyembuhkan luka. Cara ini pun sudah banyak diterapkan dalam praktik klinis sehari-hari, karena sudah diteliti oleh banyak studi. Madu merupakan produk alami yang terbentuk dari nektar bunga, dimana diproses oleh lebah (Apis mellifera). Sampai saat ini sekitar 300 lebih tipe madu sudah ditemukan. Hal ini dikarenakan tergantung dari tipe lebah yang mengumpulkan nektar.

Madu mengandung karbohidrat 95 – 97% dari beratnya. Selain itu madu juga memiliki kandungan lainnya. Diantaranya adalah:

  • Protein
  • Asam Amino
  • Mineral
  • Asam Organik
  • Flavonoid
  • Polifenol
  • Alkaloid
  • Glikosida

Dengan kandungan tersebut, madu bisa menjadi sumber energi. Kandungan polifenol dan flavonoid menjadi sumber antioksidan yang artinya bisa menangkal radikal bebas. Bahan lain dalam madu pun juga diyakini mempunyai efek anti kuman dan anti radang. Sudah banyak studi yang mengemukakan jika madu mempunyai efek positif pada pengobatan luka, diabetes, kanker, asma, penyakit jantung, saraf, dan gangguan saluran cerna.

Apakah Benar Madu Anak Susah Makan Memiliki Efek Baik?

Memberikan madu kepada anak memang banyak dilakukan oleh para Ibu yang merasa anaknya susah makan. Namun hal ini tidak semua bisa berlaku pada anak. Jadi ada anak yang setelah diberikan madu memang membuat nafsu makan bertambah. Tetapi ada juga anak yang tidak mengalami perubahan pada nafsu makan meskipun sudah diberikan madu secara rutin. Terlebih lagi belum ada studi yang mengaitkan antara madu dengan nafsu makan. Jadi tidak heran jika nafsu makan merupakan salah satu hal subjektif dan sulit untuk diukur.

Sebuah penelitian dari Indonesia yang dilakukan oleh Harmiyati et al mendapatkan kesimpulan bahwa madu benar-benar efektif untuk meningkatkan nafsu makan anak. Penelitian ini dipublikasikan di Belitung Nursing Journal pada tahun 2017 ini semakin menguatkan informasi yang beredar mengenai manfaat madu. Namun tetap dibutuhkan beberapa studi lain untuk meneguhkan klaim ini. Terlebih lagi penelitian ini belum menggunakan uji klinis. Jadi belum bisa membuktikan seutuhnya mengenai efektivitas madu sebagai penambah nafsu makan anak.

Akan tetapi saat ini sudah banyak madu nafsu makan anak yang beredar dan bisa dipilih untuk membantu meningkatkan makan anak. Umumnya, madu ini sudah dicampur dengan temulawak. Seperti yang sudah diketahui bersama bahwa temulawak memang memiliki khasiat untuk meningkatkan nafsu makan anak. Salah satu madu anak susah makan yang bisa membantu meningkatkan nafsu makan adalah Honey Squabumin.

Pemberian madu anak hanya boleh dilakukan pada anak usia diatas 1 tahun. Jangan sampai Bunda memberikan madu kepada anak dibawah usia 1 tahun. Sebab hal ini bisa menyebabkan penyakit botulisme pada anak. Untuk takarannya sendiri bisa 1 – 2 sendok setiap harinya. Pastikan juga si kecil menyikat gigi dengan bersih setelah mengonsumsi madu. Hal ini dimaksudkan supaya tidak ada madu yang menempel dalam gigi.

Manfaat Lain Madu Untuk Anak

Selain bisa membantu menambah nafsu makan anak. Madu juga memiliki manfaat lain untuk anak-anak. Diantaranya sebagai berikut ini.

  1. Sumber Energi

Dengan mengonsumsi madu setiap hari sesudah bangun tidur dan belum sarapan bisa menambah energi dan meningkatkan kekebalan anak. Gula alami yang terkandung dalam madu bisa membuat tubuh anak menjadi lebih bersemangat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Selain itu kandungan zat besi dan vitamin kompleks pun berkontribusi dalam melindungi sistem daya tahan tubuh anak-anak. Memberikan madu secara rutin pada si kecil akan membuat tidak rentan sakit dan membuat lebih berenergi. Jadi Bunda tidak perlu khawatir si kecil pulang-pulang dari bermain menjadi lesu atau terkena penyakit.

  1. Menyehatkan Pencernaan

Banyak anak yang masih sering memasukkan benda asing ke dalam mulut. Namanya juga anak-anak ya Bund. Jadi tingkahnya ada saja dan membuat orang tua menjadi geleng-geleng kepala. Dengan memberikan madu pada si kecil, maka sistem pencernaan mereka menjadi lebih sehat. Ini dikarenakan madu mengandung bakteri baik seperti laktobasilus dan bifidobacterial yang bisa melawan bakteri jahat dalam usus. Dimana madu ini bisa menetralkan dan membersihkan sistem pencernaan supaya metabolisme tubuh anak menjadi tidak terganggu.

  1. Sebagai Sumber Vitamin

Kandungan vitamin B1, B2, B3, B5, D, E, K, asam nikotinat, dan urin acid merupakan vitamin yang dibutuhkan oleh anak. Dengan memberikan madu secara rutin setiap hari maka bisa memenuhi kebutuhan vitamin setiap harinya. Terlebih lagi proses peresapan pun akan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan makanan lainnya. Memberikan madu dengan rentang waktu 2 – 3 jam sebelum makan akan membuat madu bisa terserap dengan baik oleh tubuh.

  1. Meredakan Flu & Batuk

Ketika si kecil batuk, Bunda bisa memberikan madu sebelum tidur. Cukup 1 sendok takar saja. Perlu diketahui bahwa madu mengandung gula alami yang bisa membantu membersihkan sistem pernapasan dari infeksi atau dahak penyebab batuk. Jadi tidak akan membuat si kecil batuknya menjadi bertambah. Saat flu, Bunda bisa mencampur 1 – 2 sendok madu dengan air hangat. Kemudian uap dari campuran ini bisa dihirup supaya pernapasan si kecil menjadi lebih longgar.

  1. Mengoptimalkan Tumbuh Kembang

Masa anak-anak masa dimana sel-sel dan organ tubuh bisa berkembang sesuai usia. Nah memberikan madu pada anak bisa membantu proses sel dan jaringan tubuh menjadi optimal tentunya. Bunda bisa memberikan 1 sendok takar madu kepada si kecil setiap harinya untuk memaksimalkan tumbuh kembang.

  1. Menyembuhkan Luka

Tidak hanya bisa diminum untuk mendapatkan khasiat lebih baik. Madu juga bisa dioleaskan pada bagian tubuh si kecil yang terluka. Dengan mengoleskan madu ke luka anak akan membuatnya cepat sembuh. Namun harus diketahui bahwa luka ini bukan luka yang serius, hanya luka jatuh atau yang lain saja. Mengoleskan madu ini akan mencegah infeksi pada luka.