Fakta Madu Anak Sehat yang Tidak Banyak Diketahui

madu-anak-sehat

Madu anak sehat – Sudah sejak zaman Raja Fir’aun, orang-orang dari Negara Mesin menggunakan madu sebagai penyembuh untuk segala macam penyakit. Dimana madu dipercaya mampu mengobati luka atau menyembuhkan luka, dan membantu mengobati infeksi karena operasi. Selain itu, berdasarkan studi di Afrika Barat menyatakan jika madu dioleskan pada penderita kusta. Maka bisa mengurangi bau tajam karena borok, pun juga bisa menutup luka lebih cepat. Juga madu diyakini mempunyai daya anti bakteri karena sifat madu bisa mengurangi air bagi pertumbuhan bakteri. Saat ini, madu pun dimanfaatkan oleh ibu-ibu untuk menangani masalah si kecil. Seperti ketika si kecil jatuh dan terdapat luka, bisa dioleskan madu ini. Pun juga bisa digunakan untuk dikonsumsi supaya menjadi lebih sehat.

Fakta Madu Anak Sehat Untuk Si Kecil

Widodo, salah satu peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor sudah melakukan penelitian terhadap madu. Pernyataannya dengan memberikan madu 100% murni atau madu asli kepada anak secara teratur setiap hari bisa memberikan berbagai macam manfaat. Seperti menurunkan tingkat morbiditas (demam dan pilek), memperbaiki nafsu makan anak, dan menjaga kesehatan anak. Terdapat sekitar 51 balita dengan usia 13 – 36 bulan yang ikut dalam penelitian ini. Perlu diketahui dulu bahwa madu hanya boleh diberikan kepada anak yang usianya sudah lebih dari 12 bulan atau 1 tahun. Balita ini dibagi menjadi dua. Pertama ada kelompok madu (25 orang) sebagai sampel. Sedangkan yang kedua adalah kelompok kedua (26 orang) sebagai kontrol. Dimana kedua kelompok ini sama-sama diberikan tambahan vitamin B kompleks dan vitamin C (50mg). Untuk indikator yang diamati selama penelitian adalah antropometri (umur, bobot badan, tinggi/panjang badan), social ekonomi, recall konsumsi, riwayat kesehatan.

Dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat morbiditas panas dan pilek pada kelompok satu menurun. Selain itu juga membuat nafsu makan meningkat, sehingga konsumsi energi dan protein pun ikut meningkat dibandingkan dengan kelompok kedua. Dari penelitian ini pun diperoleh beberapa manfaat seperti berikut ini,

  1. Madu merupakan makanan dengan kandungan aneka zat gizi, sedangkan gula hanya terdapat kandungan energi atau kalori.
  2. Madu mengandung senyawa yang sifatnya antibiotik. Zat dalam madu ini pun berbeda dengan larutan gula. Baik itu gula pasir, gula kelapa, atau gula aren yang hampir semua komponennya adalah sukrosa (85 – 90%). Madu sendiri mengandung fruktosa 41%, glukosa 35%, dan sukrosa 1.9%.

Selain sebagai pemanis buatan ini pun mudah diserap oleh tubuh dan bisa menghasilkan energi. Untuk madu sendiri bisa diproses langsung menjadi glikogen, jadi tubuh jadi bisa cepat dalam merasakan manfaatnya. Lain hal dengan gula sukrosa yang perlu dicerna terlebih dahulu dengan bantuan hormon insulin. Baru bisa diserap tubuh sebagai energi. Selain itu, madu juga mengandung vitamin B komplet. Bisa dikatakan jika tidak ada bahan makanan lain yang memiliki vitamin B sekomplet madu. Mulai vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B8, B9, sampai B12, dan vitamin C.

  • Vitamin B1 (tiamin) berguna untuk menghindarkan penyakit jantung, napas pendek, sakit kepala, dan cepat lelah.
  • Vitamin B2 bisa mencegah kulit kasar
  • Vitamin B3 berguna untuk penurunan kadar kolesterol dalam darah, mencegah gangguan saraf, depresi dan mencegah gangguan pencernaan.
  • Vitamin C bermanfaat menjaga daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit.
  • Kalium mempunyai tanggung jawab pada penyimpanan air dalam tubuh.
  • Natrium berhubungan pada sistem saraf dan jaringan otot.
  • Kalsium memiliki peranan dalam mekanisme pembekuan darah.
  • Seng yang sangat esensial untuk kebutuhan metabolisme.
  • Besi yang disimpan dalam hemoglobin dan memiliki tanggung jawab pada warna merah darah. Juga berperan dalam transportasi oksigen dalam darah.
  • Tembaga membantu pembentukan tulang.
  • Mangan, membantu kerja beberapa enzim.

Manfaat Dari Madu Anak Sehat yang Harus Diketahui

Selain membantu meredakan batuk dan pilek. Madu juga bisa memiliki banyak manfaat lainnya. Diantaranya sebagai berikut ini.

  1. Menyehatkan Organ Dalam Anak

Jika Bunda ingin si kecil tetap sehat, maka tidak perlu memberikan banyak suplemen mahal. Bunda bisa memberikan madu secara rutin pada si kecil. Madu bisa menjaga kesehatan organ dalam anak sejak kecil tentunya. Seperti yang sudah diketahui bahwa semua vitamin dan mineral terkandung dalam madu. Kedua nutrisi ini dibutuhkan oleh anak secara lengkap. Yang mana memiliki peran untuk perkembangan organ tubuh dan otot. Juga di dalam madu ini juga mengandung asam amino yang bisa mempercepat pertumbuhan tulang serta fisik. Jadi membuat si kecil jadi cepat besar, punya tulang kuat dan tidak akan mudah sakit.

  1. Sebagai Obat Mual, Muntah, Asma, dan Diare

Ketika mengalami muntah dan diare, artinya tubuh sedang ingin mengeluarkan zat berbahaya dari sistem pencernaan. Tetapi ketika diare berlangsung lama tentu akan membuat anak menjadi kesakitan. Madu sendiri memiliki kandungan antibakteri yang mana bisa membantu menyembuhkan diare. Selain itu madu juga bisa membantu mencegah perkembangan bakteri jahat dalam tubuh. Manfaat madu lainnya juga bisa membantu meredakan mual dan asma pada anak-anak. Kandungan senyawa alaminya efektif mengurangi keluhan secara langsung.

  1. Menyehatkan Fungsi Hati

Ketika usia bertambah, fungsi hati pun juga meningkat. Terlebih ketika anak mulai suka makan berbagai macam makanan. Maka hati akan bekerja lebih banyak untuk membuang racun dalam tubuh. Mengonsumsi madu bisa membantu menyehatkan fungsi jati. Termasuk dalam membuang berbagai racun karena obat kimia yang pernah diberikan pada si kecil. Dengan mengonsumsi madu, bukan hanya hati saja yang merasakan manfaatnya. Namun empedu juga akan mendapatkan manfaat dari madu ini. Mengonsumsi makanan yang beragam bisa membuat empedu dalam masalah. Misalnya peradangan atau batu empedu. Jadi dengan mengonsumsi madu bisa menjaga kesehatan fungsi hati, sehingga empedu tidak mudah terserang ketika proses pencernaan makanan berlangsung.

  1. Penangkal Alergi

Beberapa anak memiliki alergi yang membuat orang tua khawatir jika tiba-tiba kambuh. Memberikan madu kepada anak akan membantu meredakan alergi. Hal ini dikarenakan madu mengandung penangkal histamin (sumber alergi). Dimana bisa membuat reaksi gatal, bengkak pada wajah dan mata, sesak napas, eksim atau biduran. Dalam beberapa studi, madu bisa membantu menyembuhkan alergi musiman karena polen. Bunda bisa memberikan madu secara bertahap dan mengecek reaksi pada kondisi alergi si kecil.

  1. Sumber Prebiotik Alami

Anak kecil pastinya sering memasukkan benda atau apapun ke dalam mulut. Bahkan sering menggigit jari atau tangan, juga sering menggigit mainan karena gemas atau gigi terasa menggelitik sebab mau tumbuh. Hal ini akan membuat kuman dan bakteri cepat masuk ke dalam sistem pencernaan anak. Nah Bunda bisa memberikan madu yang mengandung bakteri baik untuk membantu melawan bakteri jahat di dalam tubuh si kecil. Madu sendiri mengandung enam jenis bakteri lactobacillus untuk membantu usus jadi lebih sehat dan proses penyerapan jadi lebih optimal.