Bingung Memilih Madu Untuk Anak Sehat? Ikuti Cara Ini

Madu merupakan cairan alami yang dihasilkan dari nektar bunga oleh lebah madu. Dengan mengonsumsi madu maka akan mendapatkan banyak manfaat. Diantaranya adalah meningkatkan imunitas, menambah nafsu makan dan masih banyak lainnya. Konsumsi madu sendiri tidak hanya bisa dikonsumsi oleh orang dewasa saja. Namun anak-anak juga bisa mengonsumsi madu ini untuk menjaga kesehatan, mengoptimalkan tumbuh kembang dan manfaat lainnya. Di pasaran sendiri, kita bisa menemukan berbagai merek madu yang dijual. Harga yang ditawarkan pun berbeda-beda, mulai dari harga murah sampai harga mahal. Untuk pemberian madu kepada anak pun tidak bisa asal pilih begitu saja. Harus tetap mempertimbangkan kandungan dan hal lainnya sebelum membeli madu ini.

Tips Memilih Madu Untuk Anak Sehat yang Berkualitas

Untuk pemberian madu ini usahakan diberikan kepada anak diatas satu tahun. Jika madu diberikan anak dibawah usia satu tahun akan memiliki risiko menyebabkan botulisme. Yakni gangguan kesehatan karena Clostridium botulinum yang ada pada madu. Supaya lebih aman dalam memberikan madu kepada si kecil. Simak beberapa tips pemilihan madu untuk anak sehat berikut ini.

Memilih Madu Murni atau Campuran Sesuai Kebutuhan

Pilihan madu untuk anak-anak sendiri pun beragam. Madu yang dijual dengan bahan tambahan tidak selamanya madu tersebut bukan madu asli. Si kecil dapat mengonsumsi madu murni atau madu campuran tergantung kebutuhan.

  • Madu Murni

Merupakan madu yang sudah diolah, namun madu ini tidak diberikan tambahan apapun. Dari segi warna, biasanya madu asli warnanya lebih pekat. Bahkan kadang masih ada kotoran alami dari serbuk sari atau bekas rumah lebah dari hasil penyaringan. Untuk rasanya manis alami karena tidak diberikan tambahan pemanis buatan. Tekstur madu ini sangat kental, sehingga sulit untuk ditelan. Jadi bisa saja si kecil akan kurang suka karena teksturnya yang kental membuat tidak nyaman di mulut. Madu alami ini khasiatnya lebih tinggi dibandingkan dengan madu yang sudah diproses dan diberikan bahan tambahan.

  • Madu Campuran

Adalah madu murni yang diolah dengan ditambahkan beberapa campuran untuk lebih menunjang manfaat. Biasanya bahan tambahan yang digunakan adalah temulawak, kurma, minyak ikan, ikan sidat, dan masih banyak lainnya. Untuk warna dari madu campuran memang lebih jernih dan bersih. Jadi bisa menarik perhatian anak-anak. Aroma yang dikeluarkan dari madu campuran ini biasanya tidak hanya aroma madu saja, tetapi juga dari bahan lainnya. Tekstur dari madu campuran pun tidak terlalu kental sehingga mudah ditelan oleh anak-anak.

Mengecek Keaslian Madu

Sebagai orang tua, sebenarnya dibebaskan ingin memberikan madu murni atau madu campuran. Tetapi alangkah baiknya jika Bunda bisa memilih madu yang mengandung madu asli, bukannya madu palsu. Untuk madu asli biasanya mempunyai rasa manis alami, sedangkan madu palsu rasa manis dari pemanis buatan. Cara untuk mengetahui apakah madu murni atau palsu adalah dengan mengetes secara langsung.

Umumnya, madu asli akan cenderung sulit larut air dan mengendap di dasar gelas. Sementara madu palsu dengan pemanis tambahan akan langsung larut dalam air. Selain itu juga bisa dites dengan menggunakan roti. Madu asli jika dioleskan ke roti dan didiamkan akan membuat roti mengeras. Tetapi jika madu tersebut palsu, maka akan membuat roti menjadi basah.

Perhatikan Bahan Kandungan di Dalam Madu

Bunda, sebelum membeli madu, ada baiknya untuk melihat apa saja komposisi dari madu yang akan dibeli. Pemberian madu untuk anak sehat ini tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. Saat ini sudah banyak jenis madu yang beredar di pasaran. Mulai dari madu untuk penambah nafsu makan anak, membantu keterlambatan bicara, membantu mengatasi ngompol, dan jenis madu lainnya. Jika si kecil memiliki permasalahan dengan daya tahan tubuh yang tidak seperti anak lainnya. Maka Bunda bisa memberikan madu yang bisa meningkatkan sistem imun. Dengan pemilihan madu yang tepat, maka si kecil akan memberikan hasil positif dan bisa menunjang tumbuh kembang si kecil juga pastinya.

Pastikan Sudah Terdaftar di BPOM

Sangat penting bagi Bunda untuk bisa memilih madu yang sudah memiliki label BPOM dan halal pada kemasan produk. Dengan adanya sertifikasi ini membuktikan bahwa produsen madu untuk anak sehat tersebut benar-benar bertanggung jawab. Memilih madu dengan sertifikasi ini akan membuat Bunda menjadi lebih aman ketika memberikannya untuk si kecil. Bunda jangan sampai tergoda dengan madu yang menawarkan banyak khasiat namun tidak ada label halal dan BPOM.

Manfaat Memberikan Madu Untuk Anak Sehat

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan diawal, bahwa madu tidak hanya bermanfaat untuk orang dewasa saja. Namun juga bermanfaat untuk anak-anak. Berikut ini beberapa manfaat yang didapatkan oleh anak-anak jika mengonsumsi madu.

  1. Mendukung Pertumbuhan

Sebab masih kecil, anak-anak tentunya masih dalam masa pertumbuhan. Oleh karena itulah, mereka membutuhkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan. Orang tua harus bisa memberikan nutrisi yang tepat untuk si kecil. Madu bisa menjadi pilihan untuk dikonsumsi si kecil. Pemberian madu ini bisa setiap hari 1 – 2 sendok untuk mendukung pertumbuhan.

  1. Sebagai Sumber Energi

Untuk anak-anak yang aktif bermain, memberikan madu bisa memberikan sumber energi sehingga tercukupi. Madu sendiri mengandung pemanis alami, yakni fruktosa. Dimana fruktosa ini adalah sebagai salah satu sumber energi yang bisa bertahan lama. Oleh karena itulah, si yang aktif mengonsumsi madu adalah pilihan yang tepat.

  1. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Biasanya anak-anak masih suka memasukkan mainan atau benda apa saja ke dalam mulut. Hal ini tentunya akan membuat bakteri masuk ke dalam tubuh dan membuat sakit. Serta akan membuat pencernaan menjadi terganggu. Untuk mengatasinya bisa dilawan dengan mengonsumsi madu. Madu sendiri mengandung bakteri baik yang mampu melawan bakteri jahat karena si kecil memasukkan berbagai benda asing ke dalam mulut.

  1. Bisa Menyembuhkan Luka

Kandungan vitamin C di dalam madu akan membantu proses penyembuhan luka dan mencegah infeksi. Beberapa penelitian mengungkapkan jika madu dioleskan pada luka bisa membuat luka menjadi cepat sembuh. Jika lukanya cukup serius bisa dikonsumsi langsung. Selain itu madu ini bisa membuat kulit si kecil halus.

  1. Sumber Vitamin

Hampir semua komponen vitamin yang dibutuhkan anak terdapat pada madu. Dengan begitu si kecil bisa optimal dalam tumbuh kembangnya. Tidak hanya itu saja, madu juga bisa lebih mudah diserap tubuh. Yakni sekitar satu jam saja setelah dikonsumsi. Inilah yang membuat tubuh menjadi cepat bugar dan kenyang setelah minum madu.

  1. Meningkatkan Daya Ingat

Mengonsumsi madu minimal 20gr/hari bisa memicu regenerasi sel dalam otak dan menstimulasi produksi hormon yang bertanggung jawab pada kecerdasan serta daya ingat anak. Anak-anak harus memiliki daya ingat yang bagus supaya bisa mengeksplorasi dan mempelajari hal baru.